Selasa, 14 Oktober 2014

Materi Kedua



Filsafat memiliki 5 sifat dasar yaitu
1. berfikir radikal
2. mencari asas 
3. memburu kebenaran
4. mencari kejelasan 
5. berfikir rasional atau logis

Filsafat mempunya tiga peran penting di kehidupan yaitu:
  1. Pendobrak -> Ketika intelektualitas tertawan dalam penjara tradisi dan kebiasaan.
  2. Pembebas -> Membebaskan manusia dari ketidaktahuan dan cara berpikir mistis.
  3. Pemnbimbing -> Manusia menjadi rasional.
Ada empat hal yang melahirkan Filsafat
  1. Ketakjuban.
  2. Ketidakpuasan.
  3. Hasrat untuk bertanya.
  4. Keraguan.
Jadi kesimpulan dari point-point yang saya berikan diatas adalah..
  • Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki segala sesuatu secara mendalam dengan mempergunakan akal sampai pada hakikatnya.
  • Filsafat tidak mempersoalkan gejala-gejala atau fenomena, tetapi yang dicari adalah hakikat dari suatu fenomena. 
  • HAKIKAT adalah usaha prinsip yang menyatakan sesuatu adalah sesuatu itu,
  • Jadi, tujuan filsafat adalah mencari hakikat dari suatu objek/gejala secara mendalam.
  • Dalam filsafat pemikiran itu harus merupakan refleksi, radikal, dan integral
  • REFLEKSI adalah objeknya secara intensionalitas dan sebagai hasil dari proses tersebut, yakni keseluruhan nilai dan makna yang diungkapkan manusia dari objek-objek yang dihadapinya.
  • RADIKAL (radix : akar) adalah mencari pegetahuan sedalam-dalamnya.
  • INTEGRAL adalah kecenderungan memperoleh pengetahuan yang utuh sebagai suatu keseluruhan.
 Aliran filsafat menurut aspek geo-kultur dibagi menjadi 3 bagian
  •  Barat : Berkembang dari tradisi falsafi orang Yunani kuno dan dipelajari secara akademis di Eropa dan daerah-daerah jajahannya.
  • Timur : Berkembang di Asia, (khususnya di India dan Tiongkok) dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Satu ciri khasnya adalah kedekatan hubungan filsafat dengan agama.
  • Timur Tengah : Ahli waris dari tradisi Filsafat Barat. Orang-orang Arab/Islam (juga beberapa orang Yahudi) yang menaklukan daerah sekitar Laut Tengah, menjumpai kebudayaan Yunani dengan tradisi falsafi mereka.

 Filsafat Barat dibagi lagi menjadi 4 bagian
  • Klasik : Thales, Socrates, Plato, Aristoteles, dyl.
  • Pertengahan : Thomas Aquino
  • Modern : Descartes, Leibniz, Pascal, Spinoza, Hobbies, dll.
  • Kontemporer : Foucault, Camus, Sartre, Habermas, Heidegger, dsb.
Filsafat Ilmu adalah penyelidikan tentang ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara-cara untuk memperolehnya.

Objek Material Filsafat Ilmu adalah pengetahuan ilmiah.

Filsafat ilmu menjadi dasar keilmuan yang bersifat universal.

Ilmu memiliki pengertian sebagai berikut :
  • Sebagai Proses : Aktivitas penelitian.
  • Sebagai Prosedur : Metode ilmiah.
  • Sebagai Produk : Pengetahuan sistematis.
Ilmu merupakan akumulasi pengetahuan yang disistematiskan, metodis, dan empirik.

Ciri-ciri ilmu atau pengetahuan ilmiah adalah berobjek, bersistem, bermetode, dan universal.

Sifat Ilmu :
  • Hasilnya akumulatif
  • Kebenarannya relatif
  • Objektif
Ciri-ciri sikap ilmiah adalah :
  1. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih untuk mencapai pengetahuan yang objektif/objektivitas,
  2. Melepaskan diri dari praandaian,
  3. Selektif dalam mengadakan pemilihan terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta/gejala,
  4. Sikap serba relatif dan skeptis,
  5. Universalitas
Sekian materi pertemuaan kedua, terimakasih! :) :)

Selasa, 07 Oktober 2014

Wawancara Pertemuan Pertama


Di pertemuan pertama kami kelompok Aristoteles diberi tugas dan membuat yel-yel kelompok, tugas kami adalah mewawancarai para mahasiswa untuk diberikan pertanyaan sebagai berikut
1. Apa itu Filsafat?
2. Apakah perlu belajar Filsafat?
3. Siapakah tokoh Filsafat yang anda ketahui?

 kali ini saya akan menulisakan jawaban dari 6 mahasiswa binus yang kebanyakan adalah jurusan Aristektur.

1. Luciana (Arsitektur)
a. filsafat adalah pelajaran tentang ilmu
b. perlu karena jaman sudah modern jadi alangkah baiknya bila kita mengerti semua ilmu
c. tidak tahu

2. Santo(SI)
a. filsafat adalah perumpamaan atau  peribahasa
b. perlu untuk menambah ilmu
c. tidak tahu

3. Romy (Arsitektur)
a. filsafat adalah ilmu yang mempelajari kata bijak atau perumpamaan
b. saya merasa sebagai arsitek tidak membutuhkannya
c. Aristoteles

4. Fero (Komputer Akuntasi)
a. filsafat adalah sekolah tinggi
b. karena saya tidak mengetahuinya jadi menurut saya tidak perlu
c. tidak tahu

5. Gian (Arsitektur)
a. filsafat adalah ilmu tentang sifat manusia, tingkah laku dan perilaku
b. perlu
c. tidak tahu

6. Renaldo (Arsitektur)
a. filsafat adalah ilmu tentang memahami sesuatu secara lebih dalam lagi
b. perlu
c. tidak tahu

Jumat, 03 Oktober 2014

Aristoteles

            Untuk post kali ini saya akan menulis tentang nama kelompok saya yang bernama Aristoteles. pemilihan nama Aristoteles karena bermula dari ketika kami sedang mewawancarai beberapa mahasiswa salah satu pertanyaan kami apakah mereka mengetahui filsuf yang kalian kenal,  dari 6 mahasiswa hanya satu orang yang mengetahui tokoh filsuf yaitu adalah Aristoteles, jadi itu lah salah satu sebab kami memberikan nama kelompok kami dan satu lagi karena banyak quotes Aristoteles yang terkenal salah satu quotes favorit saya adalah "I count him braver who overcomes his disires than him who overcomes him enemy" dan "happiness depend on our self"
         Aristoteles adalah filsuf dari Yunani dia adalah murid dari Plato dan dia adalah guru dari Alexander the great. Di bidang ilmu alam ia adalah orang pertama yang mengumpulkan klasifikasi spesies-spesies biologi secara sistematis. Berlawanan dengan Plato yang menyatakan tentang teori bentuk-bentuk ideal, Aristoteles menjelaskan bahwa materi tidak mungkin tanpa bentuk karena ia ada (eksis). Hal lain dalam kerangka berpikir yang menjadi sumbangan penting Aristoteles adalah silogisme yang dapat digunakan dalam menarik kesimpulan yang baru yang tepat dari dua kebenaran yang telah ada Misalkan ada dua pernyataan (premis).
  • Setiap manusia pasti akan mati (premis mayor).
  • Sokrates adalah manusia (premis minor)
  • maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Sokrates pasti akan mati

                                                            
                                                         gambar 1 : Foto dari Aristoteles